Aswajanews – Satu lagi, Alumni Pondok Pesantren Al Islam kembali menorehkan prestasi gemilang. Salah satu alumni terbaik berhasil meraih gelar akademik tertinggi sebagai Guru Besar Bidang Ilmu Sosiologi Pengetahuan Islam Uinsa Surabaya tepat di peringatan Hari Guru Nasional 25 November 2025.
Beliau adalah Prof. Dr. phil. Khoirun Niam, Guru Besar Alumni Al Islam ke-13 yang saat ini menjabat sebagai Dekan Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya. Riwayat akademik beliau semakin mengesankan karena menyelesaikan studi doktoral di Institute for Islamic Studies, Freie Universität Berlin, Jerman, sebuah lembaga ternama dalam kajian keislaman internasional.

Pengukuhan sebagai Guru Besar bertempat di Gedung Syaifuddin Zuhri UINSA Surabaya Dengan menyampaikan Orasi “Arah Pengembangan keilmuan Pesantren” ini dihadiri oleh keluarga, kolega, serta jajaran pimpinan Pondok Pesantren Al Islam Joresan Ponorogo yang diwakili Wadir kesiswaan Ust. Sujono,S.PdI dan Kamad MA Ust. Imron Ahmadi,S.Ag. Hadir pula para guru dan sahabat seangkatan beliau, termasuk jajaran pengurus pusat IKAI (Ikatan Keluarga Alumni Al Islam) Dr Nurcholis,S.Ag, Ph.D yang memberikan dukungan dan doa terbaik dalam momen yang penuh kebanggaan ini.
Sebagai Alumni Al Islam angkatan 1989, Prof. Khoirun Niam terus menjadi inspirasi bagi para santri. Dalam kesempatan pengukuhan tersebut, beliau menyampaikan pesan motivasi bagi santri.
“Jangan pernah membatasi mimpi. Santri harus percaya bahwa jerih payah, kedisiplinan, dan doa adalah modal besar untuk menembus dunia yang lebih luas. Ilmu yang kalian pelajari di pesantren adalah fondasi kuat untuk melangkah jauh, bahkan hingga tingkat internasional. Teruslah belajar, rendah hati, dan berkontribusi untuk umat.” ujarnya

Beliau menegaskan bahwa perjalanan akademiknya — dari pesantren sederhana Al Islam Joresan hingga meraih gelar doktor di Jerman — adalah bukti bahwa santri dapat mencapai apa pun yang mereka cita-citakan.
Capaian Prof. Khoirun Niam menjadi kebanggaan besar bagi keluarga besar Al Islam dan Alumni yang tergabung dalam IKAI. Menjadi pendorong semangat bagi generasi penerus agar tidak berhenti berjuang, berkarya, dan membawa manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat. (iim)





