AswajaNews –Siapa sangka Madiun punya hidden gem kuliner donat sekelas internasional? Hadir dengan tampilan kekinian dan sentuhan rasa yang unik, Bleu Doughnut mencuri perhatian para pencinta kuliner.
Tren kuliner kekinian memang semakin variatif dan inovatif, Bleu Doughnut Madiun hadir sebagai angin segar yang membawa nuansa baru dalam dunia kudapan manis premium. Terletak di Jl. Dr. Soetomo, tepat di samping resto Buli-Buli, tempat ini menjadi destinasi kuliner yang menyatukan kualitas, estetika, dan rasa dalam satu pengalaman yang menggoda selera.
Dengan konsep Japanese-style doughnut, Bleu Doughnut tampil berbeda dari kebanyakan donat yang umum dijumpai. Mereka menghadirkan kelembutan dan keempukan khas ala Jepang, yang dikenal dengan tekstur super airy, soft, and fluffy, ringan namun tetap mengenyangkan.
Keistimewaan Bleu Doughnut terletak pada bahan dasarnya yang tidak biasa yakni pumpkin Jepang. Bahan ini tak hanya menambah cita rasa yang unik dan lembut, tapi juga memberi manfaat nutrisi tambahan. Tak seperti adonan donat biasa yang terkadang berat dan berminyak, donat di sini justru terasa lebih ringan, tidak membuat enek, dan tetap nikmat meski disantap dalam jumlah lebih dari satu.
Uniknya lagi, semua donat diproduksi tanpa bahan pengawet, dan selalu dibuat fresh setiap harinya, komitmen yang jarang ditemukan di bisnis F&B lokal dan menjadi nilai lebih dari Bleu Doughnut.
Pengunjung bisa memilih berbagai jenis donat yang ditawarkan, mulai dari donat original, premium ring, hingga bomboloni, varian donat isi yang kini sedang naik daun. Setiap kategori memiliki deretan rasa yang menggoda.
Untuk varian favorit, donat cinnamon dengan aroma rempah yang manis dan hangat, coconut matcha yang menghadirkan sensasi tropis sekaligus earthy dalam satu gigitan, serta bomboloni tiramisu dan bomboloni strawberry shortcake yang menghadirkan isi lembut meleleh dengan rasa yang kaya dan seimbang.
Setiap varian memiliki tampilan menarik dengan taburan, lapisan, atau isian yang menggiurkan, sehingga tak hanya menggoda lidah tapi juga memikat mata, sangat cocok untuk kebutuhan konten visual di media sosial.
Tidak hanya unggul di segi donat, Bleu Doughnut juga memperkaya pengalaman kuliner para pelanggannya dengan menghadirkan pilihan minuman yang cocok sebagai pasangan donat. Tersedia varian coffee dan non-coffee yang disajikan dengan kualitas rasa yang tak kalah dengan coffee shop profesional.
Untuk kenyamanan para pengunjung, Bleu Doughnut menyediakan area dine-in yang minimalis dan estetik, cocok dijadikan tempat nongkrong, bekerja dengan laptop, atau sekadar melepas lelah di tengah aktivitas kota. Dengan suasana yang tenang, pencahayaan hangat, serta tatanan interior yang fotogenik, tak sedikit pengunjung yang menjadikan tempat ini sebagai spot untuk berfoto maupun membuat konten kuliner.
Jam operasional Bleu Doughnut dimulai pukul 10.00 pagi hingga 22.00 malam, memungkinkan pengunjung untuk datang baik saat brunch, sore santai, maupun selepas makan malam. Tak jarang, orang mampir ke sini sekadar untuk membawa pulang donat sebagai oleh-oleh atau hantaran karena tampilannya yang elegan dan rasa yang premium.
Secara keseluruhan, Bleu Doughnut Madiun memperkenalkan donat sebagai bagian dari gaya hidup kuliner modern yang menghargai kualitas, detail, dan kenyamanan. Ini adalah tempat yang wajib dikunjungi, terutama bagi kamu pencinta donat yang mencari sensasi baru.*** (Fauza)





